MENCARI PERTOLONGAN

Yeremia 17:5-85 Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!6 Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.7 Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!8 Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.Hari ini adalah hari yang penuh kekesalan. Saya sangat khawatir tentang berita-berita yang sedang terjadi; seorang teman kehilangan tempat tinggal; ada keluarga yang sedang sakit. Dan kepada siapa saya harus mencari pertolongan?Tentu bukan kepada manusia. Ya, bantuan manusia itu baik, tetapi terbatas. Hanya ada batas tertentu yang dapat dilakukan dokter, pekerja sosial, atau politisi; lalu bagaimana jika mereka tidak bisa melakukan lebih banyak lagi? Apakah kita hanya menyerah dan diam begitu saja?Tidak. Yeremia tahu jawabannya: “Diberkatilah orang yang percaya kepada TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN.” Orang seperti itu seperti pohon yang tumbuh di tepi sungai, di mana akarnya selalu menemukan air, bahkan selama musim kemarau. Dalam masa baik maupun buruk, orang-orang yang percaya kepada TUHAN akan memiliki pertolongan yang tidak pernah gagal—hikmat yang tidak pernah salah—kasih yang tidak pernah menyerah. Mereka memiliki Yesus Kristus, dan Dia adalah Hidup mereka untuk selama-lamanya.Apakah ada anggota keluarga saya yang sakit? Saya akan berdoa kepada TUHAN, karena saya tahu Dia peduli kepada mereka, dan jika Tuhan melihat bahwa itu yang terbaik, Dia dapat menyembuhkan mereka. Bagaimana dengan teman saya yang kehilangan tempat tinggal? TUHAN sudah tahu apa yang harus dilakukan tentang itu—dan mungkin saja Dia sedang memandang saya, melihat kamar kosong di rumah saya! Dan bagaimana dengan kabar yang membuat khawatir? Apakah TUHAN bisa mengatasi itu?Ya. Karena tidak ada kejahatan yang begitu kuat sehingga Allah tidak lebih kuat lagi. Yesus datang ke dunia kita untuk mengalahkan kuasa kegelapan dan membebaskan kita dari dosa dan kematian. Dia melakukan ini dengan menghadapi kejahatan itu sendiri, dalam tubuh-Nya sendiri, melalui penderitaan dan kematian-Nya. Dan tiga hari kemudian, Yesus bangkit kembali. Sekarang kita tahu bahwa apa pun yang datang kepada kita, bahkan kematian sekalipun, Yesus lebih kuat. Yesus bersama kita, dan Dia tidak akan pernah meninggalkan kita. Dia akan membangkitkan kita juga dari kematian—dan membawa kita dengan aman ke dalam kerajaan Allah Bapa-Nya, di mana tidak ada kejahatan yang dapat masuk.KITA BERDOA: Tuhan, saat aku takut, tolong aku untuk percaya kepada-Mu. Amin.Renungan harian ini ditulis oleh Dr. Kari Vo.Pertanyaan Refleksi:
  1.   Apa yang membuatmu takut saat ini?
  2.   Apa yang dikatakan dunia untuk mengatasi masalahmu?
  3.   Apa yang bisa dilakukan Allah—apa yang sudah Allah lakukan untuk menyelamatkanmu dari ketakutanmu?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Scroll to Top