Hal-hal Menakutkan dan Penghiburan

2 Tesalonika 2:1-4, 8b, 16-17

1 Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara, 

2 supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba.

3 Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa,

4 yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah. 

8 …………tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali. 

16 Dan Ia, Tuhan kita Yesus Kristus, dan Allah, Bapa kita, yang dalam kasih karunia-Nya telah mengasihi kita dan yang telah menganugerahkan penghiburan abadi dan pengharapan baik kepada kita,

17 kiranya menghibur dan menguatkan hatimu dalam pekerjaan dan perkataan yang baik.

 

Rasul Paulus menulis surat ini untuk menghibur jemaat di Tesalonika yang sedang gelisah karena ada orang-orang yang mengatakan bahwa Yesus sudah datang kembali—dan mereka telah melewatkannya! Paulus menegaskan bahwa hal itu tidak benar. Kedatangan Yesus yang kedua tidak akan terjadi sebelum munculnya “manusia durhaka”, yang sering disebut sebagai Antikristus.

Rasul Yohanes juga memperingatkan bahwa meskipun di akhir zaman akan muncul satu Antikristus, sebenarnya roh antikristus telah bekerja sepanjang sejarah. Yohanes menulis:

“Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar bahwa Antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak Antikristus. … Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah Antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.” (1 Yohanes 2:18, 22)

Mereka adalah orang-orang yang menolak Kristus, memutarbalikkan kebenaran, dan meninggikan diri melawan Allah. Sejak dahulu hingga kini, orang seperti ini terus bermunculan. Dan Firman Tuhan memberitahu kita bahwa menjelang akhir zaman, akan ada pemberontakan besar terhadap Allah ketika “manusia durhaka” muncul, menyesatkan banyak orang dengan tanda-tanda dan mukjizat palsu.

Semua ini terdengar menakutkan, bukan? Namun justru di sinilah penghiburan kita:

“Tuhan Yesus akan membinasakannya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya oleh kemuliaan kedatangan-Nya.”

Evil tidak akan menang. Yesus sendirilah yang akan mengakhiri kuasa kejahatan ini—begitu mudah, hanya dengan nafas-Nya. Juruselamat yang dahulu menyerahkan nyawa-Nya bagi kita di kayu salib akan datang kembali dengan kemuliaan untuk mengumpulkan umat-Nya dan mendirikan kerajaan damai yang kekal.

Jadi, ketika kuasa kejahatan tampak menakutkan atau dunia terasa semakin gelap, kita berpegang pada kebenaran ini: Yesus sudah menang! Ia telah mengalahkan dosa, maut, dan Iblis. Kemenangan-Nya pasti, dan janji-Nya tidak akan gagal. Di dalam Dia, kita memiliki penghiburan kekal dan pengharapan yang baik oleh kasih karunia.

KITA BERDOA: Tuhan, ketika kuasa kejahatan membuatku takut, tolonglah aku menemukan penghiburan dan pengharapan di dalam Engkau. Amin.

Renungan Harian ini ditulis oleh Dr. Kari Vo.

Pertanyaan Refleksi:

  1. Bacalah Matius 24:27. Perlukah kita khawatir akan melewatkan kedatangan Yesus yang kedua kali?
  2. Siapa yang lebih berkuasa—Yesus atau Antikristus? Bagaimana saudara tahu?
  3. Saat saudara merasa takut terhadap kejahatan, bagaimana saudara menemukan penghiburan dan kekuatan di dalam Yesus yang mengasihimu?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Scroll to Top