BERDOA UNTUK MUSUH

Kejadian 18:17-19a, 23-32

17 Berpikirlah TUHAN: “Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?
18 Bukankah sesungguhnya Abraham akan menjadi bangsa yang besar serta berkuasa, dan oleh dia segala bangsa di atas bumi akan mendapat berkat?
19 Sebab Aku telah memilih dia, …………….
23 Abraham datang mendekat dan berkata: “Apakah Engkau akan melenyapkan orang benar bersama-sama dengan orang fasik?
24 Bagaimana sekiranya ada lima puluh orang benar dalam kota itu? Apakah Engkau akan melenyapkan tempat itu dan tidakkah Engkau mengampuninya karena kelima puluh orang benar yang ada di dalamnya itu?
25 Jauhlah kiranya dari pada-Mu untuk berbuat demikian, membunuh orang benar bersama-sama dengan orang fasik, sehingga orang benar itu seolah-olah sama dengan orang fasik! Jauhlah kiranya yang demikian dari pada-Mu! Masakan Hakim segenap bumi tidak menghukum dengan adil?”
26 TUHAN berfirman: “Jika Kudapati lima puluh orang benar dalam kota Sodom, Aku akan mengampuni seluruh tempat itu karena mereka.”
27 Abraham menyahut: “Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan, walaupun aku debu dan abu.
28 Sekiranya kurang lima orang dari kelima puluh orang benar itu, apakah Engkau akan memusnahkan seluruh kota itu karena yang lima itu?” Firman-Nya: “Aku tidak memusnahkannya, jika Kudapati empat puluh lima di sana.”
29 Lagi Abraham melanjutkan perkataannya kepada-Nya: “Sekiranya empat puluh didapati di sana?” Firman-Nya: “Aku tidak akan berbuat demikian karena yang empat puluh itu.”
30 Katanya: “Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau aku berkata sekali lagi. Sekiranya tiga puluh didapati di sana?” Firman-Nya: “Aku tidak akan berbuat demikian, jika Kudapati tiga puluh di sana.”
31 Katanya: “Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan. Sekiranya dua puluh didapati di sana?” Firman-Nya: “Aku tidak akan memusnahkannya karena yang dua puluh itu.”
32 Katanya: “Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau aku berkata lagi sekali ini saja. Sekiranya sepuluh didapati di sana?” Firman-Nya: “Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu.”

Saya kagum dengan bagaimana kisah ini dimulai. Allah berkata dalam hati-Nya: “Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?” Ternyata tidak, karena hanya beberapa menit kemudian, Abraham sudah berdebat dengan Tuhan seperti seorang pedagang mobil bekas, mencoba menghentikan Tuhan menghancurkan kota Sodom dan Gomora yang jahat itu.

Abraham punya alasan yang bagus—karena ada sanak saudaranya yang tinggal di sana, dan dia ingin menyelamatkan mereka. Dan tentu saja, Tuhan sudah tahu itu. Bahkan, menurut saya, itulah alasan Tuhan memberitahukan rencana-Nya kepada Abraham—karena Tuhan ingin Abraham membela kota itu!

Tuhan ingin Abraham memohon belas kasihan untuk orang-orang kota itu, meskipun mereka jahat. Karena Allah tidak bersukacita menghukum orang, bahkan orang-orang yang memang layak dihukum. Jadi Ia memberi tahu Abraham, supaya Abraham bisa menjadi “pengacara pembela” mereka.

Ini membuat saya berpikir—berapa sering Tuhan membukakan suatu situasi di dunia ini kepada kita karena Ia ingin kita mendoakan orang-orang itu—meskipun mereka jahat, musuh, sesat, atau jauh dari Allah. Tuhan tetap mengasihi mereka, Ia menciptakan mereka, dan Ia memberikan hidup-Nya di kayu salib untuk mereka.

Yesus menderita, mati, dan bangkit bagi semua orang, bukan hanya bagi kita—dan Ia ingin kita pun mendoakan mereka. Itulah panggilan kita sebagai orang Kristen—mengikuti jejak Abraham. Karena Allah itu penuh belas kasih, dan Ia ingin kita juga berbelas kasih.

KITA BERDOA:
Tuhan, ajarlah aku untuk mendoakan musuh-musuhku sebagaimana aku mendoakan sahabat-sahabatku. Amin.

Renungan harian ini ditulis oleh Dr. Kari Vo.

Pertanyaan Refleksi:

1. Apakah saudara merasa sulit untuk mendoakan orang-orang tertentu? Mengapa?

2. Apakah saudara tetap mendoakan mereka meskipun sulit?

3. Siapa satu orang “musuh” yang bisa kamu doakan hari ini, memohon agar Tuhan menunjukkan belas kasihan kepadanya?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Scroll to Top