
Lukas 2:21
Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu Nya.
Ada banyak nama yang bisa dipilih Allah untuk Yesus. Begitu banyak nama dalam bahasa Ibrani yang menjadi pernyataan tentang Allah—misalnya “Allah adalah kebenaran” atau “Allah adalah penyembuhku.” Namun, Allah tidak memilih salah satu dari nama-nama itu. Sebagai gantinya, Dia memilih nama yang paling jelas: “Tuhan adalah keselamatan,” karena itulah tujuan kedatangan-Nya. Yesus lahir untuk menjadi Juruselamat kita—untuk menyelamatkan kita dari kejahatan, mengampuni dosa kita, dan menjadikan kita anak-anak Allah. Tidak ada yang bisa melakukan hal ini untuk kita—hanya Yesus, Allah yang bersama kita.
Hal ini menghibur saya bahwa Allah memilih nama yang begitu jelas. Itu menunjukkan bahwa Yesus sudah memahami dengan jelas tujuan kedatangan-Nya bagi kita, bahkan sebelum Dia dikandung! Dia datang untuk lahir sebagai salah satu dari kita, untuk hidup, melayani, dan peduli kepada kita, dan pada akhirnya untuk menyerahkan hidup-Nya bagi kita di kayu salib. Dengan mati, Dia menghancurkan kuasa maut atas kita; dan dengan bangkit pada hari ketiga, Dia memberikan kehidupan kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya. Yesus sendiri berkata: “Aku telah turun dari sorga untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku, … Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman” (Yohanes 6:38, 40).
KITA BERDOA:
Tuhan Yesus, jagalah aku sebagai milik-Mu selamanya. Amin.
Pertanyaan Refleksi:
- Apakah saudara tahu arti dari nama saudara sendiri
- Kapan saudara mulai mengerti bahwa saudara membutuhkan seorang Juruselamat?
- Mengapa Allah memilih datang sendiri,walau dengan wujud manusia.
